RSUD Leuwiliang

Dahak adalah cairan lendir kental yang terdapat di saluran pernapasan atas saat terjadi tubuh mengalami infeksi. Anda bisa melakukan deteksi terhadap gangguan kesehatan lewat warna dahak yang Anda keluarkan.

Normalnya, manusia memproduksi lendir sejumlah 100 ml setiap harinya. Namun kondisi kesehatan tubuh tertentu membuat produksi lendir meningkat. Akibatnya, terjadi penumpukan lendir di saluran pernapasan. Tubuh biasanya untuk mengeluarkannya dengan cara dibatukkan.

Berikut cara mendeteksi adanya suatu penyakit Ispa dibalik warna dahak Anda:

Dahak bewarna bening

Dahak berwarna bening dan berlendir adalah gambaran dahak normal. Fungsinya untuk melembabkan saluran pernapasan, menangkap debu yang masuk ke dalam mulut, melumasi saluran pencernaan, membantu proses mengunyah, dan menelan makanan.

Bewarna merah muda

Penyebab timbulnya dahak berwarna merah muda bisa mengarah pada penyakit edema paru. Penyakit ini ditandai dengan gejala sesak nafas karena adanya pengumpulan cairan dalam paru-paru. Selain itu, dahak berwarna merah muda bisa juga dikarenakan adanya sedikit darah yang tercampur. Penampakan dahak bewarna merah muda dengan tekstur berbusa biasanya terjadi pada orang yang menderita jantung.

Dahak bewarna kuning dan kehijauan

Dahak yang disebut purulen dalam dunia medis ini memiliki tekstur yang sangat pekat dan kental. Biasanya dahak seperti ini menandakan adanya infeksi bakteri di saluran pernapasan. Perubahan warna dahak disebabkan karena tubuh mengeluarkan sel darah putih yang dikenal dengan neutrofil ke daerah yang mengalami infeksi. Sel ini mengandung protein yang bewarna hijau, sehingga ketika diproduksi dalam jumlah yang banyak menyebabkan lendir dahak bewarna hijau.

Dahak bewarna putih atau abu-abu

Penyebab timbul dahak warna putih atau abu-abu bisa menandakan adanya infeksi di saluran pernapasan bagian atas atau gangguan sinus. Gangguan bronkhitis kronik juga dapat menimbulkan gejala dahak warna abu-abu.

Dahak bewarna coklat

Dahak bewarna coklat menandakan dahak tersebut telah bercampur debu atau benda asing seperti tar yang berasal dari rokok. Penyebabnya dapat dikarenakan penyakit paru obstruktif kronik dan bronkhitis kronis.

Jika warna dahak Anda berbeda dari biasanya, segera lakukan konsultasi ke dokter. Dengan demikian Anda dapat mengetahui penyebabnya serta mendapatkan penanganan yang tepat.

Poli Paru RSUD Leuwiliang buka Senin, Rabu dan Jum’at.

Dikutip pada: www.klikdokter.com



2017 © RSUD Leuwiliang